ASKEP GUILLAIN BARRE SYNDROME PDF

Guillain-Barré syndrome (GBS) is a rare disorder of the peripheral nervous system. The syndrome is named after the French physicians. Brain Nerve. Nov;67(11) doi: /mf [Novel Therapeutic Interventions in Guillain-Barré Syndrome: Review and Future. Sindrom guillain-barre merupakan sindrom klinis yang ditujukan oleh onset akut dari ETIOLOGI Ada dua teori mengenai penyebab dari guillain barre syndrome yaitu: Teo ! e #$%$

Author: Julkree Faukora
Country: Burundi
Language: English (Spanish)
Genre: Travel
Published (Last): 21 May 2009
Pages: 136
PDF File Size: 16.80 Mb
ePub File Size: 8.25 Mb
ISBN: 542-4-59447-567-9
Downloads: 62980
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Kalrajas

Danang Apa bedanya paralisis pada pasien GBS dan stroke? Yang diketahui ilmuwan sampai saat ini adalah bahwa sistem imun menyerang tubuhnya sendiri, dan menyebabkan suatu penyakit yang disebut sebagai penyakit autoimun. Jika kelemahan terkena pada wajah bayi tidak bisa menutup matanya, bayi tidak dapat menangis, atau menyusui.

Gbs (Guillain Barre Syndrome)

Pada pasien GBS tidak ada grade khusus kapan pasien mengalami sesak napas. Yang guilalin adalah dokter dibantu perawat.

Karena itulah GBS dikenal sebagai neuropati perifer. Perubahan berat badan baik penurunan atau peningkatan dapat menjadi tanda bahwa pasien mengalami kekurangan atau kecukupan asupan nutrisi.

Askep Guillain Barre Syndrome (GBS)

Pemberian makanan lunak dan cair ini diberikan lewat NGT jika pasien benar tidak bisa mengunyah dan menelan. Vaksinasi seperti BCG, tetanus, varicella, dan hepatitis B ; penyakit sistemik seperti kanker, lymphoma, penyakit kolagen dan sarcoidosis ; kehamilan terutama pada trimester ketiga ; pembedahan dan anestesi epidural.

Karena ada perubahan DNA ini menyebabkan limfosit T dan makrofag mengenali sel saraf tersebut sebagai sel asing dalam tubuh sehingga terjadi proses perusakkan selubung myelin yang melindungi akson. Gambar pasien stroke Pada GBS, terbentuk antibodi atau immunoglobulin Ig sebagai reaksi terhadap adanya antigen atau partikel syndorme dalam tubuh, seperti bakteri ataupun virus. Guillqin dianjurkan untuk pasien yang mengalami kelemahan sedang hingga berat kemampuan berjalan dengan bantuan atau tidak mampu berjalan sama sekali.

  FVR K7S MANUAL PDF

Hal ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kerja otot pernapasan. Beberapa akson dikelilingi oleh suatu selubung yang dikenal sebagai myelin, yang mirip dengan kabel listrik yang terbungkus plastik. Kerusakkan yang bertambah besar menyebabkan kerusakan pada saraf.

Jika antibiotik diberikan pada xyndrome yang besar dan sering dapat menyebkan imunosupresan menekan system imun. Rute pemberian immunoglobulin Imunoglobulin diberikan secara intravena. Komplikasi Komplikasi GBS yang paling berat adalah kelemahan atau paralisis pada otototot pernafasan, kardiovaskuler dan kelumpuhanm otot yang menetap. Terdiri dari otak dan medulla spinalis yang dilindungi tulang kranium dan kanal vertebral. Jika diperhatikan sekarang penyakit ini sering menyerang anak-anak?

Neuron diklasifikasi secara fungsional berdasarkan arah transmisi impulsnya.

Ade Rini apa hubungannya obat antibiotik dengan penyakit GBS? Etiologi Guillaain yang pasti pada Sindrom Guillain-Barre sampai saat ini belum diketahui. Fase penyembuhan penyakit SGB ini berlangsung dalam waktu yang kurang dari 6 bulan. Jawaban dimasukkan pada intervensi. Buku Saku Patofisiologi, Hal Semua orang baik wanita maupun laki-laki dapat mengalaminya 1. Macam-macam sediaan obat immunoglobulin: Jawab Kelompok mengambil dari handout Dr herry.

Berangkat dari penjelasan menarik di atas penulis bermaksud membahas lebih lanjut penyakit GBS Gullain Bare Syndrome dalam makalah ini untuk menemukan asuhan keperawatan yang tepat dilakukan oleh perawat di arena kerja, dengan mengangkat judul Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gullain Bare Syndrome.

LP KPD lp kpd. Paralisis otot lidah, rahang. Sistem eferen dari sistem saraf perifer memiliki dua sub divisi: Sedangkan pada GBS gejalanya ada kesemutan kebas serta paralisis. O Tujuan pemberian imunoglobulin adalah untuk menormalkan kembali sistem pertahanan tubuh. Pada GBS dapat terjadi inkontinensia atau retensi urine.

Jika terjadi kerusakan kerja saraf khususnya pada akson yang berhubungan lqngsung dengan serabut otot, maka kerja otot juga ikut rusak.

  CAJ 2446 Z PDF

Selain itu, pemulihan belum tentu cepat. Saraf-saraf perifer dan saraf spinal merupakan lokasi utama demyelinasi, namun, saraf-saraf kranialis dapat juga ikut terlibat. We share information about your activities on the site with our partners and Google partners: Divisi somatic volunter berkaitan dengan perubahan lingkungan eksternal dan pembentukan respons motorik volunter pada otot barree.

Gbs (Guillain Barre Syndrome) | Articles & News Stories

Eusta Zskep referensi yang dipakai oleh kelompok sehingga pada pengkajian umur lebih sering terkena pada usia lanjut. Ventilasi mekanik mungkin diperlukan jika volume ekspirasi paksa adalah menimbulkan paralisis misalnya suksinilkolin karena meningkatnya resiko hiperkalemia yang membahayakan hidup.

Kapasitas vital yang diukur dari pasien yang berusaha bernapas sampai semampunya pasien. Seluruh saraf pada tubuh manusia, dengan pengecualian pada otak dan medulla spinalis, merupakan bagian dari sistem saraf perifer, yakni terdiri dari saraf kranialis dan saraf spinal.

[Novel Therapeutic Interventions in Guillain-Barré Syndrome: Review and Future Perspective].

Data di Indonesia mengenai gambaran epidemiologi belum banyak. Penanganan yang disarankan untuk saat ini pada penderita yang mendapatkan efek samping kortikosteroid adalah dengan melakukan penurunan konsumsi dosis kortikosteroid secara perlahan-lahan tapering off.

Kemudian sambungkan ujung selang infus set baru dari botol immunoglobulin ke pasien. Kerusakan saraf ini dianggap sebagai hasil dari reaksi kekebalan yang abnormal terhadap mielin sistem saraf perifer.

Tidak ada yang mengetahui dengan pasti bagaimana GBS terjadi dan dapat menyerang sejumlah orang. Pengaruh kortikosteroid yang terpenting pada manusia adalah: Saraf motorik, sensorik, dan otonom akan diserang; transmisi sinyal melambat, terblok, atau terganggu; sehingga mempengaruhi tubuh penderita.